drama meski mengandung komedi.
adalah kisah air mata.
jangan katakan padaku tentang cinta,
gejolak emosi semata atau limbung kepala,
adalah kisah yang sudah sepatutnya
kita tulis dalam prosa yang sederhana
adalah kebijaksanaan para fakir,
kearifan para pertapa dan suluk,
lahir dari nyeri di dada kiri,
ataukah aura kuning birahi ?!
semisal sekawanan pejalan,
telah kita tempuh sekian lembah,
dan aku tak ingin menjadi onak di sol sepatumu.
jika "matahariku" akhirnya harus pergi,
mungkin saatnya aku percayakan
pada kegelapan: petaku yang buta.
agar tak tampak
merah yang menitih disudut kerjap.
23 Oktober 2003 21 : 04 : 00
Tidak ada komentar:
Posting Komentar