Jumat, 27 April 2012
dAn Biarkan sajA aKu
kuntum-kuntum kenanga masih lelah,
di pucuk mimpi menarikan nyawa yang tinggal setengah.
Lihatlah!
Sepasang kumbang bersenggama dalam air mata,
melukiskan erotisme liar namun bisu.
Tak bisakan kau mendengar?
Desah nafasnya berpeluh dengan nafsu!
Lalu dengan sedikit tipu daya, mereka meninggi mengangkangi angkasa.
Lalu kembali turun menawarkan kecemburuan yang di banderol setengah harga.
Oh, sungguh percintaan yang kejam,
diantara embun-embun yang kelaparan,
aroma senggamanya hanya meninggalkan setitik jejak yang tak mampu terbaca,
bahkan oleh mereka yang mengaku dewa.
Dan biarkan saja aku, menikmati persetubuhan dengan diriku sendiri,
sebab hidup tak jauh beda layaknya onani.
Jakarta, 13032012 04:39 am
Langganan:
Postingan (Atom)